Pemkab Tangerang Geber Pengadaan Lahan Flyover Cisauk dan Underpass Bitung

TIGARAKSA, klikbanten.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tengah menggeber proses pengadaan lahan untuk pembangunan flyover di persimpangan Cisauk dan underpass Bitung.

Melalui Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (Perkim) tahun ini Pemkab telah menyiapkan anggaran Rp106 miliar pada APBD Kabupaten Tangerang untuk pengadaan lahan dua mega proyek tersebut.

Kepala Dinas Perkim Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah menjelaskan, anggaran Rp106 miliar tersebut terbagi untuk pengadaan lahan flyover Cisauk Rp67 miliar dan Rp39 miliar untuk underpass Bitung.

“Ini (pengadaan lahan,red) tahap kedua atau lanjutan dari tahun 2019 kemarin. Dimana tahun lalu di perubahan (APBD Perubahan,red), pengadaan lahan tahap pertama sudah kita laksanakan,” kata Iwan Setiawan kepada klikbanten.co.id, Jumat (17/1/20).

Iwan menjelaskan, anggaran yang dikucurkan untuk pengadaan lahan pada 2019 lalu total mencapai Rp42,4 miliar. Rinciannya yakni Rp32,4 miliar untuk flyover Cisauk dan Rp10 miliar untuk underpass Bitung.

“Kalau ditotal dengan anggaran tahun ini sudah mencapai Rp148 miliar lebih,” tambahnya. Iwan memastikan, anggaran sebesar itu masih belum memadai untuk memenuhi target pengadaan lahan secara keseluruhan.

Sebab, untuk memenuhi kebutuhan penyediaan lahan dua mega proyek tersebut diperkirakan bisa menghabiskan anggaran mencapai kurang lebih Rp300 miliar.

“Jadi kita masih ada kekurangan sekitar Rp150 miliaran lagi. Target kami sih, pengadaan lahan tahun ini bisa rampung. Tapi kita juga melihat ketersediaan anggaran. Apakah di perubahan nanti ada atau tidak, belum bisa kami pastikan,” ujarnya.

Meski demikian pihaknya sudah mencarikan solusi untuk memenuhi target pengadaan lahan dua proyek tersebut bisa rampung tahun ini. Salah satunya dengan meminta bantuan anggaran dari Pemprov Banten.

“Kita sudah kirim surat ke provinsi untuk meminta bantuan penambahan anggaran. Sehingga kalau bisa terealisasi, ya kita tidak menunggu anggaran perubahan (APBD Perubahan Kabupaten Tangerang,red),” imbuhnya.

Gunakan Anggaran Kementerian PUPR

Kabid Pertanahan dan Pemakaman Dinas Perkim Kabupaten Tangerang, Dadan Darmawan menambahkan, proyek yang menjadi salah satu atensi Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar ini dilaksanakan secara bertahap.

Pada tahun lalu, pihaknya sudah membebaskan 25 dari 85 bidang tanah yang ditargetkan untuk lahan flyover Cisauk yang jika dihitung luasnya mencapai 15.000 meter2. Dimana, lahan yang telah dan akan dibebaskan berada di dua kecamatan, yakni Kecamatan Cisauk dan Pagedangan.

“Di Kecamatan Cisauk ada dua desa dan satu kelurahan, di antaranya Desa Cibogok, Sampora dan Kelurahan Cisauk. Kalau Kecamatan Pagedangan lahannya ada di Desa Situ Gadung,” kata Dadan Darmawan.

Kemudian untuk underpass Bitung, Dadan memastikan sudah membebaskan 6 dari 49 bidang yang ditargetkan untuk dibebaskan dengan total luas 13.000 meter2. Berada di dua desa di Kecamatan Curug, yakni Desa Kadu dan Desa Kadujaya

“Untuk tahap kedua ini, Insya Allah awal Februari kita mulai lakukan pembayaran. Kita saat ini sedang melaksanakan lelang apraisal yang bukan hanya untuk kegiatan pengadaan lahan flyover dan underpass, tapi untuk beberapa kegiatan lainnya juga,” jelasnya.

Lebih jauh Dadan memastikan, pembangunan flyover dan underpass tersebut menggunakan anggaran Kementerian PUPR. “Jadi Pemkab Tangerang itu yang menyediakan lahan (flyover dan underpass,red), sementara yang membangun fisiknya adalah Kemen-PUPR,” tandasnya. (dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × one =