Berkedok Toko Kosmetik, Pengedar Tramadol Asal Aceh Diringkus Polisi

SERANG, klikbanten.co.id | Satresnarkoba Polres Serang Kota mengamankan seorang pemuda berinisial, MY, yang kedapatan menjual obat-obatan terlarang, Kamis (19/9/19).

Pemuda asal Aceh tersebut diringkus di sebuah toko kosmetik, Jalan KI Ajurum, Sempu Gedang, No.40, RT 001/ RW 018, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang.

Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono membenarkan perihal penangkapan terhadap terduga tersangka MY dari sebuah toko kosmetik.

MY, kata Edhi, diduga menjual obat-obatan terlarang jenis Tramadol dan sejenisnya. Selain mengamankan MY, Polisi juga menyita beberapa barang bukti jenis obat-obatan.

“Petugas menyita 7 lempeng obat merek tramadol yang berisi 70 butir obat, 71 butir obat warna Putih Polos, 144 butir obat warna kuning serta uang hasil penjualan sebesar Rp205.000,” ujar Kapolres, saat ditemui di kantornya.

Edhi menambahkan, tersangka merupakan warga asal Provinsi Aceh yang tinggal di sekitar wilayah tempat dirinya berjualan obat-obatan terlarang. Adapun toko kosmetik disinyalir hanya sebagai kedok untuk melancarkan bisnis terlarang tersebut.

“Berkat kejelian petugas, kedok toko kosmetik yang tersangka jalankan berhasil dibongkar,” beber pria yang pernah menjabat Kasubbidpaminal Bidpropam Polda Lampung itu.

Pelaku, lanjut Edhi, diduga telah melakukan tindak pidana dengan sengaja mengedarkan persediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan atau persyaratan keamanan khasiat atau kemanfaatan mutu serta tidak memiliki izin edar.

“Untuk kepentingan penyidikan, tersangka beserta barang bukti sudah diamankan oleh Satresnarkoba Polres Serang Kota. Namun untuk pemasok AB masih menjadi DPO (Daftar Pencairan Orang),” tandas jebolan Akpol tahun 2000 tersebut. (rls/dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 + 3 =