Demo di Kejati, Koalisi LSM Soroti Proyek Pemprov Banten

SERANG, klikbanten.co.id | Puluhan orang dari berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Banten, menggelar aksi di depan pintu gerbang KP3B, Rabu (18/9/19).

Mereka yang terdiri dari presidium NGO Banten di antaranya Laskar Merah Putih Perjuangan, Aliansi Banten Menggugat, Pusat Analisis Transparansi Anggaran, Jaringan Masyarakat Banten Anti Korupsi dan Kekerasan, menyoroti kinerja sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemprov Banten.

OPD yang disoroti ke Kejati Banten yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim).

Dalam aksinya, kordinator lapangan Irwan Bungsu menyoroti program Pemprov Banten yang dilaksanakan oleh Dinas Perkim Banten dalam pembangunan Sport Center, pembangunan Landscape dan pembangunan Workshop harus ditinjau ulang.

“Kami menilai ketiga program kegiatan yang dilaksanakan Dinas Perkim Banten masih menyisakan banyak persoalan seperti pembangunan sport center yang dikerjakan oleh PT Anugerah Bangun Sejahtera dengan konsultan pengawas PT Buana Cakra Konsultan senilai pekerjaan Rp16.973.719.000. Hingga kini diduga terbengkalai dan ada indikasi terdapat temuan kerugian dalam pelaksanaan kegiatan itu,” tukasnya.

Usai melakukan orasi di depan pintu gerbang KP3B massa akhirnya melanjutkan aksi ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. Di Kejati Banten mereka menggelar aksi bakar menyan.

Aksi tersebut ditujukan kepada Kejati Banten agar serius menuntaskan kasus dugaan korupsi dalam pembebasan lahan SMAN 2 Leuwidamar.

“Kasus pembebasan lahan untuk SMAN 2 Leuwidamar ini sebelumnya sudah kami laporkan secara resmi. Jadi kami datang ke sini untuk menanyakan perkembangan dan tindaklanjut atas laporan sudah sejauh mana hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Kejati,” kata Iwan.

Aksi bakar menyan ini, lanjut Irwan, ini sebagai simbol untuk mengusir para mafia-mafia kasus yang berupaya melakukan lobi atas perkara perkara yang saai ini sedang ditangani pihak Kejati Banten, baik itu tahap penyelidikan maupun penyidikan.

“Dan ini adalah sebagai bentuk kepedulian kami agar Ibu Kajati Banten kokoh dan tegak dalam menegakan supremasi hukum di tanah Banten. Dan tidak pandang bulu untuk mengusut perkara yang sedang diproses,” ucap orator Awan Anhara.

Setelah beberapa orang perwakilan dari masaa aksi diterima oleh Kasi PeneranganHukum (Penkum) Kejati Banten. Pihak Kejati memastikannbahwa setiap perkara yang ditangani akan diproses. Dan untuk persoalan pembebasan lahan SMAN 2 Leuwidamar masih dalam proses penyelidikan. (rls/dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × 2 =