Pendapatan Pajak Daerah Kabupaten Serang Baru Capai Rp109 M

SERANG, klikbanten.co.id | Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Serang mencatat hingga 16 Mei 2019 perolehan pajak daerah mencapai Rp109.050.076.675 atau 30 persen dari yang ditargetkan.

Kepala Bapenda Kabupaten Serang Dedi Setiadi menjelaskan, tahun ini pihaknya menargetkan Rp374.108.500.000 dari 10 jenis pajak daerah.

Adapun rinciannya yakni pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak mineral bukan logam dan batuan, pajak parkir, pajak air bawah tanah, PBB dan BPHTB.

Dari seluruh jenis pajak tersebut, kata Dedi, target pajak penerangan jalan merupakan yang tertinggi yakni mencapai Rp151.000.000.000 dengan realisasi per 16 Mei 2019 mencapai Rp56.327.713.370.

Di urutan kedua yakni Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang mencapai Rp133.197.500.000. Adapun realisasi per 16 Mei 2019 baru mencapai Rp32.757.725.684.

“Dua jenis pajak tersebut paling tinggi targetnya dibandingkan jenis-jenis pajak daerah lainnya,” kata Dedi Setiadi kepada klikbanten.co.id, di ruang kerjanya, Jumat (17/5/19).

 

Dedi melanjutkan, pajak bumi dan bangunan (PBB) menempati urutan ketiga tertinggi dari segi target yakni Rp65.500.000.000. Realisasi PBB saat ini mencapai Rp5.871.369.355.

Berikutnya adalah pajak hotel Rp18.105.000.000 yang baru tercapai per 16 Mei Rp3.725.175.715. Sementara pajak restoran baru masuk Rp2.917.915.059 dari yang ditargetkan yakni Rp10 miliar.

Kemudian pajak mineral bukan logam dan batuan juga ditargetkan Rp10 miliar namun baru tercapai Rp5.087.969.910 atau 50,88 persen.

Selanjutnya pajak air bawah tanah yang baru mencapai Rp973.103.837 dari target Rp2,7 miliar untuk tahun ini. Pajak reklame yang ditargetkan Rp1,9 miliar sudah terealisasi Rp800.448.379 atau 40,04 persen.

Dedi menambahkan, pajak hiburan yang baru tercapai Rp392.473.757 dari yang ditargetkan Rp1 miliar. “Nah untuk pajak parkir ini yang paling kecil yakni Rp600 juta dengan realisasi per 16 Mei mencapai Rp196.181.645,” tutur Dedi.

Dedi pun mengaku optimis hingga akhir tahun anggaran 2019 ini seluruh jenis pajak daerah tersebut bisa mencapai target. Apalagi, sambungnya, target pajak daerah tahun ini turun dibanding tahun 2018 lalu yakni Rp394 miliar.

“Insya Allah tahun ini bisa tercapai target kami. Tahun kemarin aja targetnya lebih besar kami malah bisa over target,” imbuhnya.

Keyakinan Dedi tersebut tentunya beralasan, mengingat Pemkab Serang terus melakukan peningkatan pelayanan. Dimana pada tahun ini, pelayanan 10 jenis pajak daerah sudah 100 persen dilakukan secara online. (dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven + 12 =