Pemkab Tangerang Siapkan Rp162 M untuk Pembebasan Lahan

TIGARAKSA, klikbanten.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (Perkim) tahun ini telah menyiapkan Rp162 miliar untuk pengadaan lahan.

Kepala Dinas Perkim Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah mengatakan, anggaran sebesar itu nantinya akan mengakomodir 47 kegiatan pengadaan tanah di 22 kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang.

“Tahun ini kami akan melaksanakan 47 kegiatan pengadaan tanah di 22 kecamatan yang masuk dalam program RPJMD Pak Bupati,” kata Iwan Firmansyah kepada klikbanten.co.id, di Puspemkab Tangerang, Kecamatan Tigaraksa, Selasa (7/6/19).

 

Menurut Iwan, pengadaan tanah yang masuk dalam 47 kegiatan tersebut merupakan kebutuhan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Seperti bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, olahraga dan lain sebagainya.

Untuk sarana dan prasarana di bidang pendidikan misalnya. Tahun ini pihaknya akan melaksanakan pengadaan tanah untuk SD sebanyak 16 bidang dan SMP 9 bidang.

Sedangkan bidang kesehatan, lanjut Iwan, pihaknya akan melaksanakan pengadaan lahan untuk puskesmas sebanyak 6 bidang yang tersebar di beberapa kecamatan.

Sementara di bidang infrastruktur, tahun ini akan dilakukan pelebaran jalan 6 titik. Di antaranya, simpang geometri Pasar Sepatan, pelebaran jalan Kedaton-Pasarkemis, pelebaran jalan Cibadak-Tigaraksa, jalan tembus kantor pos Pasar Gudang Kecamatan Tigaraksa.

“Ada juga pengadaan lahan untuk UPT Damkar di Kecamatan Kresek. Lahan untuk BLK di Kecamatan Kosambi, serta perluasan parkir Masjid Agung Al-Amjad Tigaraksa,” imbuh mantan Sekretaris DBMSDA Kabupaten Tangerang tersebut.

Selanjutnya, yakni lahan untuk GSG di lingkungan kantor Kecamatan Mauk dan kelanjutan sarana Instalasi Pengolahan Tinja (IPLT) di Balaraja.

“Di bidang olahraga, kami juga akan melaksanakan pengadaan lahan stadion mini di Curug dan Sport Center Kecamatan Kelapa Dua,” tandasnya.

Sementara, Kepala Bidang Pemakaman dan Pertanahan Dinas Perkim Kabupaten Tangerang, Ubaidillah menjelaskan, proses pengadaan lahan untuk berbagai kebutuhan beberapa OPD tersebut masih dalam tahap survei.

“Kita sedang survei yang melibatkan OPD terkait seperti Bappeda, DPKD, Dinas Tata Ruang Bangunan, DBMSDA, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, pihak kecamatan dan desa,” kata Ubaidillah.

Ubai pun memastikan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemenang tender penilaian harga lahan oleh pihak ketiga. Dimana nantinya pihak ketiga ini yang menentukan harga tanah, bangunan, tanaman dan lainnya.

“Minggu ini Insya Allah sudah ada pemenangnya. Setelah ada pemenang kita undang untuk melakukan penilaian selama satu bulan. Jadi perkiraan kami setelah lebaran atau Juli sudah bisa dilaksakan pembebasan,” terangnya.

Meski dengan rentang waktu hanya enam bulan, Ubai mengaku optimistis proses pembebasan lahan secara keseluruhan bisa rampung sebelum akhir tahun. “Insya Allah target pembebasan lahan bisa rampung dalam waktu kurang lebih enam bulan ke depan,” pungkasnya.

Kasi Perencanaan, Pengendalian, Pemakaman dan Pertanahan, pada Bidang Pemakaman dan Pertanahan Dinas Perkim Kabupaten Tangerang Dadan Darmawan menambahkan, pihaknya menggandeng TP4D Kejari serta BPN dalam proses pembebasan lahan tersebut.

“TP4D tentunya harus kami libatkan dari segi hukumnya. Artinya apakah proses pembebasan lahan itu bermasalah atau tidak, ya kita akan minta pendapat hukum TP4D. Nah kalau BPN tentunya dari segi legalitas tanah serta yang nantinya akan melakukan pengukuran,” imbuhnya. (dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven + fourteen =