Investasi Properti di Tangsel Masih Menggeliat, Target IMB Tahun 2018 Tercapai

TANGSEL, klikbanten.co.id | Secara nasional penjualan properti pada tahun 2018 lalu rupanya sedikit mengalami kelesuan dan belum menunjukkan geliat peningkatan pertumbuhan yang tinggi.

Kondisi demikian disebabkan beberapa hal, terutama situasi ekonomi global yang masih belum sepenuhnya membaik, maupun masih rendahnya tingkat pertumbuhan kredit properti perbankan di tahun 2018.

Namun demikian perlambatan secara nasional tersebut, tidak mempengaruhi geliat investasi pada sektor properti di Kota Tangerang Selatan. Hal ini dapat dilihat dari capaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi IMB TA 2018 tercapai.

Ya, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi IMB pada tahun 2018 lalu mencapai Rp65,181 miliar atau 100,28 persen dari yang ditargetkan yakni Rp65 miliar.

 

Kepala DPMPTSP Kota Tangsel Bambang Noertjahjo mengatakan, tercapainya target retribusi IMB tersebut tak lepas dari masih banyaknya pelaku usaha properti khususnya pembangunan apartemen dan pusat-pusat perbelanjaan, dan bangunan usaha lainnya menilai pasar properti di Kota Tangsel masih sangat baik.

Lanjut Bambang, adanya kemudahan-kemudahan dalam pelayanan perijinan secara keseluruhan di Kota Tangerang Selatan, seperti kemudahan dalam pendaftaran secara online, peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya kelengkapan ijin.

Serta adanya kesiapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait dalam pelayanan pengkajian teknis persyaratan IMB, secara signifikan mempengaruhi juga tingkat capaian target IMB 2018.

“Selain itu, pengurusan IMB dengan sistem online ini juga berpengaruh pada capaian target kita. Karena sistem online ini mempermudah proses pelayanan IMB kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha,” kata Bambang Noertjahjo kepada klikbanten.co.id, Senin (21/1/2019).

Sementara itu, Kepala Bidang Perizinan Pembangunan DPMPTSP Tangsel Maulana Prayoga menambahkan, Kota Tangsel masih menjadi daya tarik bagi para pelaku usaha bisnis dan usaha nasional maupun internasional, khususnya di sektor properti.

Karena Kota Tangsel ini memiliki infrastruktur yang sangat baik, seperti diapit tiga pintu tol dalam kota (tol Lingkar Luar BSD-Kampung Rambutan, tol Jakarta-Merak serta tol Kunciran Serpong-Jagorawi) dan juga Tangsel dekat ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Hal tersebut tergambar dengan jelas rencana pembangunannya dalam tata ruang. Sehingga menyebabkan para pelaku usaha properti masih menjadikan Kota Tangsel layak untuk berinvestasi,” imbuhnya. (dra/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 + 10 =