Tenaga Kerja Konstruksi Harus Punya Sertifikasi

LEBAK, klikbanten.co.id | Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak menyelenggarakan bimbingan teknis sertifikasi keterampilan kerja (SKT) pekerja konstruksi.

Sebanyak 60 peserta yang mengikuti kegiatan itu meliputi tukang, mandor, drafter, surveyor, pelaksana dan pengawas dari perorangan dan juga perusahaan jasa kontruksi yang bekerja pada proyek-proyek infrastruktur yang ada di Kabupaten Lebak.

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 5-8 November 2018, di Hotel Bumi Katineung Rangkasbitung di buka langsung oleh Kepala DPUPR Kabupaten Lebak, Wawan Koeswanto MM dan dihadiri oleh pemateri dari instruktur Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Banten dan Kementrian PUPR.

Dalam sambutannya Wawan menyampaikan, industri jasa konstruksi telah mengalami kemajuan yang sangat cepat, dan pasar konstruksi sudah terjadi lintas negara.

Laju pasar konstruksi yang global ini menghendaki adanya kualitas yang semakin tinggi terhadap sumber daya kontruksi yang digunakan, dalam pembangunan konstruksi sehingga kebutuhan akan mandor konstruksi maupun tenaga tukang sebagai sumber daya manusia di bidang konstruksi juga akan mengalami perkembangan yang lebih mendunia seiring dengan adanya pasar bebas.

Oleh sebab itu, para pelaku konstruksi dalam negeri harus segera mempersiapkan diri menjadi pelaku jasa konstruksi yang profesional dan memiliki kompetensi tinggi, bukan saja di tingkat regional, tapi tingkat nasional maupun internasional.

“Pelaksanaan bimbingan teknis tenaga kerja terampil kontruksi ini merupakan salah satu pelaksanaan amanat undang undang no 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi dimana disebutkan bahwa kewenangan pemerintah kabupaten adalah melaksanakan penyelenggaran pelatihan tenaga kerja kontruksi,” kata Wawan.

Diharapkan, lanjutnya, pelaksanaan bimtek ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan akan sertifikat keterampilan tenaga kerja konstruksi tetapi juga semua meteri yang disampaikan untuk bisa diterapkan pada pelaksaan proyek konstruksi sehingga proyek kontruksi khususnya di wilayah kabupaten lebak menjadi lebih berkualitas.

Kepala Bidang Jasa Kontruksi DPUPR Kabupaten Lebak, Irvan mengatakan para pekerja kontruksi yang ada di kabupaten lebak khususnya harus mengikuti uji kompetensi dan sertifikasi agar terjamin kualitas pekerjaannya dan disiplin mengikuti standar oprasional prosedur (SOP).

“Diharapkan dengan tersertifikasinya pegawai jasa kontruksi, maka hasil pekerjaan pun lebih berkualitas,” pungkasnya. (kha/dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight + four =