Pejabat di Kota Tangerang Tersandung Kasus Penjualan Aset

TANGERANG, klikbanten.co.id | Salah satu pejabat di Pemkot Tangerang dikabarkan tengah tersandung kasus penjualan aset kelurahan.

Ya, pejabat tersebut diduga menjual eks tanah bengkok atau tanah aset kelurahan yang berada di salah satu kelurahan di Kota Tangerang kepada pihak lain.

Kasus ini mencuat setelah salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kota Tangerang melaporkan kasus yang ditengarai melibatkan sejumlah pihak ini ke Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung).

Sumber klikbanten.co.id mengatakan, kasus penjualan aset kelurahan berupa tanah dengan luas 2.000 meter lebih itu kini tengah ditangani Kejagung melalui Kejati Banten.

Disinyalir, uang hasil penjualan tanah yang mencapai Rp7 miliar lebih itu dinikmati segelintir pihak yang terkait dalam proses penjualan aset kelurahan tersebut.

“Sekarang kasusnya sedang ditangani Kejati Banten setelah sebelumnya dilimpahkan dari Kejagung,” ujar sumber klikbanten.co.id, Rabu (31/10/2018).

Sumber tersebut memastikan, penyidik Kejati Banten sedang melakukan penyelidikan dengan turun langsung ke lokasi aset kelurahan tersebut.

“Informasinya tim dari Kejati sudah turun langsung ke lokasi,” tambah sumber tersebut.

Namun sayangnya sumber tersebut belum mau menyebutkan secara persis di wilayah mana tanah bengkok tersebut berada.

Ia hanya memberikan petunjuk bahwa tanah bengkok tersebut berada di wilayah Kecamatan Larangan. “Yang jelas di Kecamatan Larangan,” imbuhnya.

Kepada klikbanten.co.id sumber tersebut bahkan siap menghadirkan salah satu warga setempat yang siap membongkar proses penjualan hingga keterlibatan sejumlah pihak dalam penjualan aset kelurahan tersebut.

Sayangnya, hingga berita ini dimuat belum ada konfirmasi resmi dari Kejati Banten terkait proses hukum dalam kasus ini. (dra/lai)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × four =