Pindah Partai, Wakil Ketua DPRD Tangsel Kembalikan Mobil Dinas

TANGSEL, klikbanten.co.id | Sikap Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), HM Saleh Asnawi ini tampaknya patut dijadikan contoh bagi semua pejabat publik.

Soalnya, Saleh mengembalikan dua kendaraan dinas kepada Sekretariat DPRD Kota Tangsel, sebagai kosekuansi dirinya yang resmi mengundurkan diri dari Partai Hanura.

Ya, Saleh yang sebelumnya kader Partai Hanura tersebut kini maju sebagai caleg DPRD Kota Tangsel melalui Partai Bulan Bintang (PBB).

Adapun fasilitas dari Pemkot Tangsel yang dikembalikan antara lain mobil, Toyota Altis B 1010 NQA dan Toyota Innova B 1529 NQN.

Penyerahan dua mobil dinas ini langsung kepada Plt Sekretaris Dewan Dani Bina Satriadan disaksikan oleh pejabat sekretariat DPRD. Keduanya menandatangani berita acara penyerahan (BAP).

“Hari ini Saya mengembalikan mobil dinas kepada Sekretariat DPRD Kota Tangsel sesuai dengan edaran Kemendagri tentang pencalonan anggota legislatif dengan beda partai,” kata Saleh Asnawi kepada wartawan, Rabu (26/9/2018).

Menurut Saleh, terhitung sejak penetapan Daftar Caleg Tetap (DCT) oleh KPU Tangsel, maka ia sudah tidak memiliki hak keuangan dan kewenangan sebagai anggota DPRD Kota Tangsel.

“Walaupun secara administratif (pengunduran diri,red) masih menunggu SK Gubernur Banten, tapi Saya lebih dulu mengembalikan semua fasilitas ke Sekretariat DPRD Tangsel,” ujar pria yang juga Owner Lubana Group tersebut.

“Ini bentuk kewajiban dan kesadaran saya. Karena itu semua fasilitas yang diperoleh selama dirinya menjadi wakil ketua dewan harus dikembalikan,” ucapnya lagi.

Saleh menyampaikan, meskipun telah pindah partai, dirinya akan mensosialisaikan Partai Bulan Bintang di daerah pemilihan (Dapil) sekitar tempat tinggalnya, yakni Dapil Serpong-Setu.

“Prinsip saya sudah mantap dan siap bertarung dalam Pileg 2019. Pada saatnya nanti saya akan totalitas memsosialisasikan Partai Bulan Bintang pada pileg 2019 ini,” pungkasnya.

Sementara, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Tangsel Dani Bina Satria mengapresiasi sikap Saleh Asnawi yang menyerahkan aset pemerintah terkait dengan proses pindah partai guna mengikuti pencalonan legislatif 2019.

Menurut Dani, sikap dari Saleh Asnawi bisa dijadikan contoh oleh semua pejabat agar menyerahkan aset pemerintah saat tidak aktif lagi di legislatif.

“Kita sangat apresiasi sikap pak Saleh dan itu harus dicontoh oleh semua pejabat yang sudah menyatakan mundur di legislatif mau menyerahkan aset pemerintah,” ucapnya.

Perlu diketahui, aturan soal anggota DPRD yang pindah menjadi caleg partai lain merujuk ketentuan Pasal 139 Ayat (2) huruf i dan Pasal 193 Ayat (2) huruf i UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Dalam aturan itu dinyatakan, anggota DPRD yang mencalonkan kembali bukan dari partai terakhirnya, namun lewat partai lain diberhentikan melalui pergantian antar waktu (PAW). Ketentuan serupa juga ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018. (dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + twenty =