Kejari Tetapkan Tersangka Dugaan Pungli PTSL di Paninggilan

TANGERANG, klikbanten.co.id | Janji Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Tangerang, Robert PA Peleau untuk menuntaskan kasus dugaan pungli PTSL tahun 2017 di Kelurahan Paninggilan, Kecamatan Ciledug, mulai terbukti.

Ya, dari informasi yang dihimpun klikbanten.co.id, tim penyidik dari Kejari Kota Tangerang telah menaikan status dugaan pungli PTSL dari penyelidikan ke penyidikan.

Tak hanya itu, Kejari bahkan dikabarkan sudah mengantongi nama tersangka dalam kasus pungli PTSL dengan total Rp900 juta.

“Sudah naik ke tahap penyidikan. Dan sudah ada penetapan tsk (tersangka,red),” ujar sumber klikbanten.co.id yang ada di lingkungan Kejari Kota Tangerang, Selasa (8/7/2018).

Meski demikian sumber tersebut tak menyebutkan secara rinci nama-nama tersangka dalam kasus tersebut. Ia hanya memberikan sinyal bahwa salah satu tersangka berstatus penyelenggara pemerintahan.

“Kita belum tahu identitasnya. Kabarnya orang (tersangka,red) yang punya kewenangan dalam penyelenggaraan program PTSL di Kelurahan Paninggilan,” imbuhnya.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kota Tangerang Teuku Ashari tak menampik soal kabar tersebut. Meski begitu, ia belum mau membeberkan siapa saja yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

“Memang sudah ada penetapan (tersangka,red). Sementara ini satu orang. Tapi saya belum bisa sebutkan, karena yang punya kewenangan memberikan keterangan dalam hal ini adalah Pak Kajari. Silahkan konfirmasi langsung Pak Kajari,” ujar Kasi Pidsus.

Meski demikian, Ashari mengaku tengah fokus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi dalam perkara ini. Total, sudah ada 26 saksi yang diperiksa oleh tim penyidik Kejari Kota Tangerang.

Disinggung soal nama-nama yang turut menikmati aliran dana dari pungli PTSL, Ashari mengaku masih fokus pada proses hukum bagi penyelenggara program.

“Saat ini kami masih fokus kepada penyelenggaranya. Belum menyentuh kepada pihak-pihak yang diduga menerima aliran uang pungli PTSL itu,” tegas Teuku Ashari.

Terpisah, Kajari Kota Tangerang Robert PA Peleau membenarkan adanya penetapan tersangka dalam kasus dugaan pungli PTSL ini.

Namun, Robert meminta agar klikbanten.co.id untuk bersabar menunggu proses penyidikan yang sedang berjalan. Ia pun memastikan dalam waktu dekat ini akan segera merilis nama tersangka dalam kasus tersebut.

“Untuk nama (tersangka,red) sabar dululah, biarkan tim penyidik bekerja. Dalam waktu dekat akan kita rilis kok, nanti saya kabari,” imbuh mantan Kajari Muara Enim tersebut.

Sebelumnya, Kajari Kota Tangerang Robert PA Pelealu berjanji akan menuntaskan kasus pungli yang disinyalir melibatkan sederet oknum perangkat Kelurahan Paninggilan tersebut.

“Proses penyelidikan terus berjalan. Dan tidak lama lagi akan naik status ke penyidikan. Kami akan tuntaskan,” kata Robert kepada klikbanten.co.id di ruang kerjanya, Kamis (2/8/2018).

Kajari memastikan pihaknya tidak main-main dalam kasus ini. Apalagi program PTSL ini merupakan program unggulan pemerintahan Presiden Joko Widodo yang telah dibuatkan instruksi presiden (inpres).

“Program inikan gratis, tidak dipungut biaya. Yang diperbolehkan dipungut itukan sesuai SKB (surat keputusan bersama) tiga menteri maksimal Rp150 ribu per bidang, tidak boleh lebih dari itu,” tukasnya.

Seperti diketahui, kasus dugaan pungli di Kelurahan Paninggilan ini bermula dari laporan masyarakat. Dimana warga penerima program PTSL dimintai biaya dalam pengurusan sertifikat gratis dengan nilai rata-rata mencapai Rp1,5 juta per bidang tanahnya.

Sementara pada 2017 lalu, Kelurahan Paninggilan mendapat kuota PTSL sebanyak 600 bidang. Dari berbagai informasi yang dihimpun, dana yang terkumpul melalui RT kemudian didistribusikan kepada Ketua Pokmas di kelurahan setempat.

Setelah terkumpul, uang yang mencapai Rp900 juta tersebut lantas didistribusikan ke sejumlah pihak atas instruksi aparatur kelurahan setempat. Diduga, sejumlah pihak turut menikmati aliran dana dari pungli PTSL tersebut. (dra/lai)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 1 =