Kabupaten Serang Serahkan Aset Tahap II

Kabupaten Serang, klikbanten.co.id I Pemerintah Kabupaten Serang kembali menyerahkan aset ke Pemerintah Kota Serang. Penyerahan aset tahap kedua ini, Rabu (25/04) nilainya mencapai Rp 203,57 miliar.

Penyerahan aset tahap kedua ini berlangsunng di Pendopo Kabupaten Serang. Hadir dalam acara ini Pemerintah Provinsi Banten, BPK Perwakilan Provinsi Banten, Ketua DPRD Kota Serang, Kepala BPKAD Kota Serang, Inspektur Kota Serang, Kabag Hukum Setda Kota Serang dan Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang.

Aset senilai Rp 203,57 miliar itu tercatat dalam 319 register terdiri dari: tanah senilai Rp 133,6 miliar, peralatan dan mesin/kendaraan dinas senilai Rp 1,24 miliar, gedung dan bangunan senilai Rp 65,36 miliar, jaringan/irigasi dan jembatan senilai Rp 3,36 miliar.

“Perlu digarisbawahi, bahwa aset yang diserahkan pada tahap kedua ini merupakan aset-aset yang secara de facto telah digunakan/ dikelola oleh Pemerintah Kota Serang saat ini,” Wakil Bupati Serang Panji Tirtayasa.
Pada tahun 2010 yang lalu, Pemerintah Kabupaten Serang telah menyerahkan aset tahap pertama ke Pemerintah Kota Serang senilai Rp 265,07 miliar yang tercatat dalam 9.411 register.

Diserahkannya aset Pemerintah Kabupaten Serang kepada Pemerintah Kota Serang pada tahap kedua ini, Pemerintah Kabupaten Serang telah menyelesaikan 97 persen kewajibannya sebagaimana diamanatkan dalm UU No 32 Tahun 2007 Tentang Pembentukan Kota Serang di Provinsi Banten.

Pandji berharap agar Pemerintah Kabupaten Serang dan Pemerintah Kota Serang dapat menata asetnya dengan tertib. Terutama dalam penatausahaan, pemeliharaan dan pengamanan aset, sehingga dalam pemeriksaan laporan keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2017, pemerintah Kabupaten Serang dapat terus mempertahankan opini tertinggi yaitu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Demikian juga Pemerintah Kota Serang, mudah-mudahan dapat memperoleh predikat yang sama dalam pemeriksaan atas laporan keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2017.

Wakil Walikota Serang Sulhi Choir berharapkan penyerahan aset tahap kedua ini tidak menimbulkan permasalahan, agar segala program Kabupaten dan Kota Serang dapat terealisasikan secara maksimal.

Pembentukan Kota Serang berdasarkan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2007 bertujuan untuk memacu perkembangan dan kemajuan Provinsi Banten pada umumnya. Aset daerah merupakan kekayaan daerah yang diperoleh dari uang rakyat, oleh karena itu Pemerintah wajib menjaga dan mengelolanya secara baik dan benar, hal ini tidak lain adalah upaya mengoptimalkan tugas-tugas Pemerintahan yang menjadi kewajiban Pemerintah Daerah.

Sesuai dengan ketentuan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2007, penyerahan aset dan dokumen dilakukan paling lama 5 (lima) tahun sejak pelantikan pejabat Walikota. Proses penyerahan asset memerlukan kerjasamaa antara kedua belah pihak, yaitu Pemerintah Kabupaten Serang dan Pemerintah Kota Serang, mulai dari inventarisasi, rekonsiliasi, akurasi data asset, serta pentingnya pemahaman kedua belah pihak.(*/klk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen + twenty =