Mau Ambil Sertifikat Tanah, Kantor Kelurahan Malah Kosong Melompong

PONDOKAREN, klikbanten.co.id | Warga di Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel kecewa atas sikap aparatur kelurahan setempat.

Soalnya, warga yang ingin mengambil sertifikat dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) harus gigit jari saat mendatangi Kantor Kelurahan Pondok Kacang Timur, Sabtu (21/4/18).

Padahal, pihak kelurahan melalui masing-masing ketua RT telah memberitahukan kepada warga yang mendaftar dalam program PTSL jika pengambilan sertifikat bisa dilakukan pada hari Sabtu, mulai pukul 15.00-17.00 WIB.

“Saya datang ke sini mau ngambil sertifikat. Katanya (informasi dari RT,red) bisa diambil jam 15.00 sampai jam 17.00. Tapi kok ini (kantor kelurahan,red) nggak ada orangnya,” ujar Aluyah warga RT 01 RW 04, saat ditemui di kantor Kelurahan Pondok Kacang Timur.

Aluyah mengaku kecewa dengan pelayanan di kelurahan ini. Terlebih, dirinya sudah menyetorkan sejumlah uang mencapai Rp2 juta lebih untuk luas tanah 116 meter persegi. Uang tersebut, kata dia telah disetorkan melalui Masbulloh, Kasi Pemerintahan Kelurahan Pondok Kacang Timur untuk pengurusan sertifikat PTSL.

“Saya sudah bayar lunas kok melalui Pak Masbulloh. Sekarang tinggal ngambil aja, tapi di sini (kantor kelurahan,red) nggak ada siapa-siapa, kosong melompong,” keluhnya.

Senada diungkapkan Siti Sulistio saat mendatangi kantor kelurahan tersebut. Ia bersama suaminya datang ke kantor kelurahan untuk mengambil sertifikat tanah sesuai yang dijanjikan oleh RT di wilayahnya.

“Katanya pengambilan sertifikat bisa hari ini, makanya saya ke sini. Tapi nggak ada orang di sini,” ujar Siti. Lebih jauh ia mengaku sebelumnya sudah menyetorkan uang senilai Rp1,5 juta untuk pengurusan pembuatan sertifikat tanah yang sejatinya gratis tersebut.

“Saya sudah setor lunas. Dan yang saya dengar semuanya rata, Rp1,5 juta biayanya,” tandasnya. Sayangnya hingga berita ini dimuat belum ada klarifikasi resmi dari pihak kelurahan.

Kasi Pemerintahan Kelurahan Pondok Kacang Timur, Masbulloh alias Jebul enggan merespons konfirmasi klikbanten.co.id melalui pesan WhatsApp.

Sekadar mengingatkan, warga di Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel mengeluhkan pungutan dalam program PTSL di wilayah setempat.

Soalnya, warga dimintai uang senilai Rp1,5 juta untuk pengurusan sertifikat dalam program PTSL oleh oknum ketua RT di wilayah setempat.

Sementara Masbulloh beberapa waktu lalu, tak menampik soal adanya pungutan senilai Rp1,5 juta untuk pengurusan PTSL. Ia mengaku bahwa uang tersebut sebagai uang lelah bagi tim yang mengurus PTSL. (dra/lai)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × two =