Lurah Pondokbahar Keluhkan Lamanya Penerbitan Sertifikat PTSL

KARANGTENGAH, klikbanten.co.id | Lurah Pondokbahar, Kecamatan Karangtengah, Kota Tangerang, Kurnain, mengeluhkan lamanya proses penerbitan sertifikat tanah milik masyarakat.

Itu terjadi dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahap pertama tahun 2018 ini. Dimana sudah hampir empat bulan ini, BPN Kota Tangerang belum juga menerbitkan sertifikat yang masuk dalam program tersebut.

“Warga banyak bertanya ke saya, kenapa sertifikatnya belum juga jadi? Katanya (yang ditargetkan BPN,red) cuma dua bulan jadi, tapi ini hampir empat bulan belum ada kabar,” kata Kurnain kepada klikbanten.co.id, Selasa (17/4/18).

Kurnain menduga lambatnya penerbitan sertifikat dalam program PTSL ini dilatarbelakangi keterbatasan SDM di BPN Kota Tangerang.

“Di BPN itu berkas se-Kota Tangerang numpuk. Sementara tenaga mereka cuma itu-itu aja, sedangkan volume pekerjaan bertambah dengan adanya program PTSL ini. Jadi bagaimana bisa sesuai target,” tukas Kurnain.

Lebih jauh Kurnain menyebut untuk tahap pertama wilayahnya ditargetkan sebanyak 500 bidang tanah yang didaftarkan dalam program unggulan Presiden Jokowi tersebut.

Dari yang ditargetkan, baru 50 bidang yang sertifikatnya sudah diterbitkan oleh BPN setempat.

“Kalau (sertifikat,red) yang 50 itu dibagikan secara simbolis oleh Presiden Jokowi di Serang beberapa waktu lalu. Nah yang 450 bidang lagi sampai saat ini belum ada kabar lagi,” imbuhnya.

Sayangnya hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari BPN Kota Tangerang terkait belum diterbitkannya sertifikat atas 450 bidang tersebut. (dra/lai)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 + two =