Amirul Mukminin Nahkodai IKMS Jabodetabek

CIPUTAT, klikbanten.co.id | Amirul Mukminin resmi menahkodai Ikatan Keluarga Mahasiswa Sumatera Selatan (IKMS) wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Itu setelah dilakukan pelantikan pengurus IKMS Jabodetabek periode 2018-2019, di Gedung Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ciputat Timur, Kota Tangsel, Minggu (8/4/18).

Pelantikan ini dihadiri oleh pengurus IKMS demisioner, organisasi primordial se-Jabodetabek, Ketua Dewan Pengurus Daerah Kongres Advokat Indonesia (KAI) Banten Tony Sastra Jaya, para pengusaha muda se-Jabodetabek, serta civitas akademika di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Pelantikan ini terlaksana sesuai SK IKMS tentang pengangkatan IKMS-Jabodetabek periode tahun 2018-2019. Ketua Dewan Penasehat IKMS Jabodetabek, Fauzi H Amro yang juga Anggota DPR RI didaulat melantik pengurus baru tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ketua IKMS Jabodetabek periode 2018-2019, Amirul Mukminin menyatakan siap melaksanakan amanah yang diemban selama satu tahun ke depan.

“Saya akan berusaha sekuat tenaga untuk menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Kepengurusan ini akan berjalan dengan baik berkat kerjasama tim dari seluruh pengurus dan civitas akademika. Solidaritas dan tanggung jawab inilah yang akan memberikan semangat bagi kami dalam menjalankan tugas ini,” ujarnya.

Sementara, Fauzi H Amro dalam sambutannya menyatakan bahwa kepengurusan baru ini harus mampu menjadi pelopor menyatukan mahasiswa Sumsel yang melakukan studi di jabodetabek.

Serta mampu meningkatkan dan mengembangkan organisasi mahasiswa IKMS ini menjadi lebih baik hingga tingkat nasional maupun unternasional serta dapat mewujudkan visi/misi IKMS.

Sementara Ketua DPD KAI Banten Tony Sastra Jaya, dalam kesempatan itu memberikan motivasi dihadapan pengurus baru IKMS Jabodetabek.

“Hanya orang-orang pilihan yang mampu dan berani mengemban amanah serta tanggung jawab sebagai pengurus IKMS Jabodetabek,” kata Toni.

Ke depan, sambungnya, akan banyak rintangan yang akan dihadapi oleh pengurus. Maka dari itu para pengurus harus fokus untuk mencari solusi dari setiap masalah tersebut.

Ia menambahkan, setiap agama mengajarkan kebaikan dan membutuhkan perjuangan yang tidak mudah untuk mencapainya.

Banyak tantangan yang dilalui seperti dihina, dicela, diremehkan untuk menuju kesuksesan dan ia meyakini bahwa pengurus baru mampu menghadapinya bersama.

“Yakinlah bahwa setiap kesulitan selalu ada kemudahan yang menyertainya,” imbuhnya. (dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 − four =