Polisi Bekuk Pelaku Penipuan Undian Berhadiah

TANGERANG, klikbanten.co.id | Tim Resmob Sat Reskrim Polrestro Tangerang Kota berhasil membekuk enam pelaku penipuan dengan modus kupon berhadiah.

Keenam pelaku yang berhasil diamankan di antaranya, I (27), K (31), B (34), U (30), R (42) dan F (24). Mereka ditangkap di tempat berbeda. Dua di wilayah Bogor dan dua lainnya di wilayah Depok.

“Para pelaku ini diamankan berdasarkan laporan dua orang korban pada bulan Januari dan Maret ke Unit Reskrim,” ujar Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Harley Silalahi saat konferensi pers di halaman Mapolres, Selasa (20/3/18).

Menurut Harley, korban mengalami penipuan setelah mendapat sebuah kupon undian di dalam dus air mineral bertuliskan “Selamat Anda Mendapatkan Hadiah Utama 1 Unit Mobil Astra Daihatsu Sigra”.

“Korban menelpon nomor yang tertera di kupon tersebut dan diterima salah satu pelaku yang mengaku sebagai customer servis dari PT. Mayora Indah Tbk,” tambah Harley.

Kemudian pelaku meminta korban mengirim sejumlah uang dengan total Rp15 juta dengan alasan untuk mengurus surat-surat kendaraan tersebut.

Namun, setelah sekian lama menunggu, mobil tak kunjung datang dan korban baru sadar telah menjadi korban penipuan.

“Dari laporan tersebut, anggota kemudian melakukan penyelidikan dan mendapat informasi keberadaan empat pelaku di daerah Bogor dan dua lainnya di Depok. Baru kemudian dilakukan penangkapan,” imbuhnya.

Saat diintrogasi para pelaku mengaku telah menjalankan aksinya selama setahun dan telah meraup keuntungan sekitar Rp60 juta lebih.

“Dimana dalam menjalankan aksinya para tersangka ini menyebar kupon undian air mineral berhadiah mobil tersebut di toko kelontong di wilayah Tangerang, Bogor, Depok dan Bekasi,” terangnya.

Kasat Reskrim Polrestro Tangerang Kota AKBP Deddy Supriadi menambahkan, dari penangkapan tersebut, , pihaknya berhasil mengamankan barang bukti 1 unit CPU, printer dan LCD/monitor komputer serta 1 unit alat laminating.

Kemudian, 1 unit alat pemotong kertas, 1000 buah kupon undian siap edar, 13 unit Handphone (HP) berbagai merek, 1 buah buku tabungan dan puluhan ATM dari berbagai bank yang digunakan untuk meminta dana dari para korbannya.

“Atas perbuatannya keenam pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara,” jelas Deddy. (dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × 1 =