Wirausahawan Dituntut Jujur, Kreatif dan Inovatif

TANGERANG, klikbanten.co.id | Di era pasar bebas saat ini, para pemuda dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam berwirausaha.

Utamanya pemuda-pemudi yang baru menyelesaikan jejang pendidikan di perguruan tinggi. Terlebih, saat ini kondisi perekonomian saat ini sudah semakin canggih, yakni dengan memanfaatkan teknologi.

Demikian diungkapkan Pjs Walikota Tangerang M Yusuf dalam Seminar Nasional Pendidikan Kewirausahaan yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Muhammadiyah Tangerang Raya, di gedung Pemkot Tangerang, ruang Al Amanah lantai V, Minggu (4/2/18).

Dalam kesempatan itu Yusuf menyampaikan, kunci keberhasilan dari berwirausaha itu hanya ada dua modal yaitu harus kreatif dan inovatif. Dua modal itu, kata dia, berbagai usaha yang ditekuni tentunya akan berhasil dan berjalan lancar.

“Sekarang ini era digitalisasi. Semuanya melalui internet. Mau tidak mau, saat ini telah terjadi perubahan kondisi ekonomi. Dari ekonomi tradisional menjadi ekonomi digital,” kata Yusuf.

Menurut Yusuf, inovatif dan kreatif itu sangat penting dilakukan dalam berwirausaha. Salah satu contohnya, buah Jagung tidak hanya setelah panen lalu dijual jagungnya saja lalu selesai.

Namun, lanjutnya, bagaimana menciptakan sesuatu yang baru dengan mengolah jagung menjadi produk-produk lain yang berkualitas.

“Persaingan dalam berwirausaha pun saat ini sangat ketat, makanya kemandiran individu dalam berwirausaha itu sangat penting dan Pemerintah hanya bisa memfasilitasinya,” tukasnya.

Sementara, Ketua DPRD Kota Tangerang, Suparmi yang menjadi narasumber dalam seminar itu, mengimbau para mahasiswa dalam berwirausaha harus jujur.

Karena dengan kejujuran maka konsumen akan percaya dengan produk yang dijual oleh para wirausahawan.

“Kuncinya jujur. Karena dalam menjalankan usaha itu jika konsumen sudah percaya, maka dia tidak akan berpaling ke produk lain,” ujar Suparmi.

Suparmi juga mendorong para mahasiswa untuk lebih bersemangat dalam menjalankan kewirausahaannya.

“Harapan Saya tentunya ke depan para mahasiswa ini dapat menjadi penerus sekaligus bibit bibit pemimpin yang berkualitas nantinya,” imbuh politisi PDI Perjuangan tersebut.

Ketua Panitia Pelaksana Seminar, Muhammad Ilham mengatakan, Seminar Pendidikan Kewirausahaan dengan tema “Optimalisasi Pendidikan Kewirausahaan Terhadap Pemanfaatan Sumber Daya Ekonomi Kreatif di Era Globalisasi” itu, untuk mengajak mahasiswa berwirausaha.

Dengan Seminar Nasional Pendidikan Kewirausahaan, diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan, terutama para mahasiswa yang hadir dalam kesempatan itu.

“Ya, saya harap mereka dapat ilmunya dan dipraktekkan langsung serta dapat menularkan kepada teman lainnya,” katanya.

Ilham juga menaruh harapan kepada seluruh rekannya yang hadir dalam seminar untuk dapat menginspirasi dalam berwirausaha.

Sehingga setelah lulus dari perguruan tinggi tidak ada kata menganggur bahkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.

“Kami menaruh harapan agar teman teman bisa mendapatkan ilmu setelah ikut seminar, selain itu kami juga meminta kepada yang hadir untuk menceritakan hasilnya setelah ikut seminar.

Diketahui, hadir pula sejumlah narasumber dalam seminar tersebut, seperti Staf Khusus Kementerian Koperasi dan UKM Teguh Boediyana dan Rektor Muhammadiyah Tangerang Dr. Amarulloh. (dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen − four =