Awasi Pilkada, Panwaslu Gandeng Jurnalis

TANGERANG, klikbanten.co.id | Panwaslu Kota Tangerang menggandeng Forum Wartawan Tangerang (Forwat) dalam mengawal proses Pilkada 2018.

Itu terungkap dalam diskusi antara Panwaslu bersama Forwat di Camp Cafe Jalan Satria Sudirman, Kota Tangerang, Rabu (7/2) sore.

Ketua Panwaslu Kota Tangerang, Agus Muslim menyampaikan, pertemuan dengan unsur media sebagai ajang diskusi untuk mengakselarasikan pengawasan proses Pilkada 27 Juni mendatang.

Pihaknya merasa perlu menggandeng unsur media dalam proses pengawasan Pilkada Kota Tangerang.

Sebab, media bisa menjadi kontrol dalam proses pilkada. Peran media, kata dia, bisa meminimalisasi pelanggaran dalam pelaksanaan pilkada.

“Kami akan mengawal pelaksanaan pilkada ini dengan semua komponen masyarakat, salah satunya dengan jurnalis,” kata Agus Muslim.

Ia menambahkan, proses pencalonan walikota dan wakil walikota sudah berjalan. “Kampanye juga akan segera berjalan dan dilanjut penyebaran logistik dan pemungutan serta penghitungan suara,” terangnya.

Agus melanjutkan, adanya lembaga pengawas sangat mempunyai peran yang penting dan memberikan efek positif kepada masyarakat. Sehingga peroses pelaksanaan pilkada diharapkan dapat berjalan baik dan lancar.

“Lembaga kita ada pencegahan dan penindakkan, diharapkan melakukan pengawasan dan pencegahan secara maksimal dan optimal. Pilkada di Kota Tangerang jangan sampai ada pelanggaran,” harapnya.

Sementara Ketua Forwat Andi Lala menuturkan, bahwa diskusi bersama Panwaslu tersebut mengangkat tema tentang partisipasi aktif jurnalis dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang.

Dikatakan Andi fungsi dan peran jurnalis sudah jelas, dalam undang-undang pers nomor 40 tahun 1999 pasal 3, ada 4 poin fungsi wartawan.

“Pertama adalah menyampaikan informasi, kedua fungsi pendidikan, ketiga menghibur dan keempat adalah kontrol sosial yang ada kaitannya dengan fungsi pengawasan,” ujar Andi.

Dikatakan Andi, jika pada proses Pilkada Kota Tangerang terdapat temuan pelanggaran oleh rekan rekan jurnalis maka bisa dikonfirmasi langsung kepada Panwaslu. Sehingga pemberitaan dapat disajikan secara objektif.

“Fungsi kita sama sebagai pengawas dan bersinergi dengan Panwaslu. Minimal apa yang kita lakukan dapat meminimalisasi tingkat pelanggaran Pilkada di Kota Tangerang,” pungkas Andi. (dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 1 =