Drs. H. Muhamad Agus, M.M. : Harapan Besar Guru Untuk Dunia dan Akhirat

Lebak, klikBanten | Dalam bahasa jawa guru merupakan kependekan dari digugu lan ditiru, dalam artian bebas bisa dimaknai orang yang bisa diikuti dan dicontoh. Hal ini mencerminkan bahwa seorang guru adalah sosok yang ideal untuk menjadi tauladan bagi semua orang terlebih bagi para siswa dan siswinya.

”Semoga dengan simbol guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa ini menjadikan sebuah motivasi bagi guru walaupun mungkin masih dalam keterpurukan khususnya guru-guru honorer. ”kata Drs.H.M.Agus M.M, ketika bertemu wartawan klikbanten di SDIT AL-Husna Rangkasbitung belum lama ini.

Berbicara tentang guru, istilah guru PNS dan guru Non-PNS sering kali mengemuka. Apa yang membedakannya, masalah status pengakuan pemerintah dan gaji yang diterima, jika kaitkan dengan kegiatan pendidikan tugas keduanya tentu sama, mendidik generasi muda.

H.M.Agus mengatakan mereka guru-guru honorer sampai saat ini masih tetap semangat berjuang, karena dengan satu landasan. ”Sebaik-baiknya manusia yang berguna bagi manusia lainnya.” Motivasi seorang guru yaitu ingin berguna bagi anak didiknya apalagi mungkin ada harapan besar yang sudah nampak, yaitu harapan akhirat.”ucapnya.

Meski seorang guru tidak mampu dalam memberikan shodaqoh jariah, ada ilmu yang sudah ia amalkan semasa hidup kepada anak didiknya, sehingga ini yang akan dibawa ke akhirat dan juga doa dari anak yang shaleh dalam hal ini doa dari anak kandung maupun anak didiknya.

Ditambahkan H.M. Agus selain ada harapan besar untuk akhirat, ada juga harapan terhadap negara. “Ketika memang ada bantuan ya alhamdulilah dan walaupun belum ada harus terus di perjuangkan, karna guru bukan hanya ikhlas mengabdi atau beramal, tetapi akan lebih ikhlas manakala telah terperhatikan oleh pemerintah, sehingga ketika mereka semua merasa nyaman dan terjaminkan maka output nya akan lebih terlihat. “Pungkasnya.

Agus Berharap, mudah mudahan apa yang menjadi harapan kita semua menjadikan anak indonesia berkarakter bisa terwujud dan di hari guru nasional ini guru-guru tetap eksis dan pemerintah terus memperhatikan. “Selamat hari guru. “ucapnya. (Khasenda)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 + 1 =