Komplotan Perampok Bersenjata Terus Membayangi Waralaba

SERANG, KLIK BANTEN | Aksi kejahatan dengan korban petugas toko waralaba di Kota Serang dan sekitarnya semakin menjadi-jadi. Para pelaku bahkan tidak segan-segan untuk mengancam keselamatan nyawa para korbannya yang bekerja sebagai kasir di toko tersebut.

Senjata tajam dengan berbagai jenis pun kini diketahui menjadi alat untuk bisa memaksa korban agar memberikan sejumlah barang-barang berharga, seperti uang, rokok, dan sebagainya. Mulai dari samurai, celurit, badik dan pisau jadi senjata yang memang kerap digunakan oleh para pelaku untuk bisa mengancam korban.

Seperti yang kita ketahui, dalam aksi perampokan waralaba yang belum lama ini terjadi di pusat Kota Serang yakni di sebuah Alfamart Jalan Sama’un Bakri, Kota Serang, Senin (23/10/2017) dinihari. Para pelaku menggunakan celurit dan “pisau Rambo” untuk bisa mengancam korbannya.

Pelaku yang berjumlah empat orang sempat diketahui sempat menyekap kasir yang tengah berjaga di waralaba yang memang buka selama 24 jam itu di ruang brankas. Para pelaku diketahui juga ikut membawa kabur beberapa slop rokok dan uang tunai sekitar Rp 3 juta dari laci kasir. Para pelaku hingga kini pun masih belum bisa tertangkap.

Tidak hanya itu saja, aksi perampokan juga telah menimpa waralaba Indomart di Jalan Serang-Jakarta KM 68, Desa Julang, Kecamatan Cikande, Kabupatan Serang, Senin (9/10/2017) lalu. Para pelaku yang diketahui berjumlah empat orang menggunakan senjata jenis samurai untuk bisa mengancam korban.

Pelaku pun dengan sangat mudahnya kemudian mengancam dua karyawan yang tengah bertugas di waralaba yang memang buka selama 24 jam ini dan berhasil menguras uang tunai sebesar Rp 69 juta dari dalam brankas.

Sebelumnya, pada Senin (24/7/2017) dinihari, perampokan juga telah menyantroni sebuah Alfamart di Jl Abdul Fatah Hasan, Kota Serang. Dalam aksinya, para perampok tersebut, yang juga diperkirakan berjumlah empat orang bahkan telah menganiaya dan menyekap dua orang karyawan di dalam gudang barang.

Para pelaku membawa kabur uang tunai sebesar Rp18 juta dari brankas, dan menguras habis rokok berbagai merk yang ada dalam toko tersebut.

Terkait waralaba yang buka siang malam selama 24 jam, Kapolsek Serang, Kompol Irwanda menilai ada kelalain dalam pengelolahan yang memang tidak mau menggunakan jasa keamanan dari luar perusahaan mereka.

Irwanda juga melihat, jasa keamanan luar saat ini sangat diperlukan untuk bisa mengantisipasi aksi kejahatan dini hari ketika memang kondisinya kerap sunyi dan sepi.

“Ini merupakan kelalaian dari pihak pengelola yang tidak memperhatikan keamanan. Selain dapat untuk bisa mencegah kejahatan, jasa keamanan luar juga merupakan suatu bentuk pelayanan kepada konsumen,” kata Kapolsek Serang Kota, Kompol Irwanda. (Dedi/Red).


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 + two =