Polres Pandeglang Berhasil Menciduk Dua Pengedar Hexymer, Sasaran Anak Sekolah

PANDEGLANG, KLIK BANTEN | Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Pandeglang, Banten kembali membekuk dua pengedar obat hexymer. Keduanya adalah Moch. Indra Saji Rahman (24) Warga asal Desa Pagadungan, Kecamatan Karangtanjung dan M. Alif Nuranhar (19) Warga asal Desa Ciputri, Kecamatan Kadu Hejo, Kabupaten Pandeglang.

Keduanya berhasil diciduk dikediaman tersangka Indra, dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan 520 butir pil hexymer, uang tunai sebesar Rp 300 ribu rupiah dan dua buah handphone yang kerap digunakan pelaku untuk dapat memperoleh barang tersebut. Diketahui, obat tersebut diperoleh tersangka Alif dari seseorang yang bernama Baim.

“Dia (Alif) mengaku membeli perbungkusnya sebesar sepuluh ribu rupiah dengan isi 10 butir, kemudian pelaku menjualnya dengan harga yang sama, tapi perbungkusnya hanya ada delapan butir saja jadi untung dua ribu,” kata Kapolres Pandeglang, AKBP Ary Satriyan usai menggelar Press Reales di Mapolres Pandeglang, Senin (16/10/2017).

Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh Kapolres, target penjualan dari para tersangka kebanyakan dari kalangan anak-anak sekolah. Kebanyakan para pelaku mendapatkan hexymer dari wilayah Serang, Tangerang dan Jakarta.

“Untuk barang-barang yang ada di Pandeglang mereka mendapatkannya dari Serang, Tangerang dan Jakarta. Pelaku yang ditangkap di Pandeglang ini rata-rata barangnya dapat dari luar wilayah Pandeglang, kalau disini hanya sekedar pemakai saja,” tutupnya.

Sementara itu, Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat dengan undang-undang kesehatan pasal 196 Juncto pasal 98 ayat (2) dan subsider ayat (3) UU RI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar. (Dedi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 − 1 =