Dua Pelaku Penembakan di Jalan Marsekal Suryadharma Tewas Terkena Timah Panas Petugas

TANGERANG, KLIK BANTEN | Anggota Kepolisian berhasil menangkap FS (22) dan FJ (22), dua pria yang diduga kuat menembak Alif Rizky Maulana (26) di Jalan Marsekal Suryadharma, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten pada Jumat (6/10/2017) dini hari tersebut.

Kedua pelaku diketahui tewas akibat ditembak anggota kepolisian, ketika saat hendak ditangkap melakukan perlawan dan terpaksa harus diambil tindakan tegas, karena telah membahayakan keselamatan anggota. Sedangkan, kedua pelaku ditangkap di dua lokasi yang berbeda, pelaku FJ disergap di Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat. Sebelumnya, polisi terlebih dahulu meringkus FS di wilayah Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Minggu (15/10/2017).

“Tersangka sudah kami tangkap, namun karena yang bersangkutan melakukan perlawanan sehingga anggota melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembaknya,” ujar Deddy Supriyadi, Kasat Reskrim Metro Tangerang Kota, Senin (16/10/2017).

Mereka berhasil diringkus anggota kami setelah tim Resmob Polrestro Tangerang mendapat petunjuk yang mengarah kepada keduanya. Kedua tersangka ditangkap, Minggu (15/10/2017) malam.

“Berdasarkan dari hasil keterangan sejumlah saksi – saksi, rekaman CCTV di sekitar TKP dan juga dikuatkan dengan sketsa wajah yang dibuat Inafis Mabes Polri, maka kami mendapatkan identitas kedua tersangka,” kata Deddy.

Sementara itu, dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya dua pucuk senjata api rakitan berikut 7 butir peluru kaliber 9 mm, 2 kunci letter T serta 5 anak kunci, 2 buah selongsong peluru, 1 butir proyektil peluru yang ditemukan di sekitar TKP dan motor Honda Vario milik pelaku.

“Kedua pelaku mengaku menggunakan senpi itu untuk menembak Alif Rizky di Neglasari,” tuturnya.

Namun saat diminta untuk menunjukkan komplotan lainnya. Dua bandit asal Lampung Timur tersebut malah nekat menyerang petugas dengan cara merebut pistol tim buser. Perlawanan para tersangka dianggap membahayakan keselamatan petugas. Polisi pun melakukan langkah dengan menembak mati pelaku. Saat ini jenazah keduanya sudah berada di kamar mayat RSUD Tangerang untuk diotopsi.(06/Dedi/Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + fifteen =