DPMPTSP Kabupaten Serang Baru Terapkan 2 dari 79 Jenis Perizinan Dengan Sistem Online

SERANG, KLIK BANTEN | Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang, Banten, saat ini sudah mulai menerapkan sistem online untuk bisa mempermudah urus perizinan investasi. Dari 79 jenis perizinan yang menjadi kewenangan DPMPTSP, tetapi, hanya baru dua saja yang mulai diaplikasikan dengan sistem online, yakni pembuatan surat izin usaha perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

“Untuk mempermudah pelayanan kepada pemohon, DPMPTSP  telah meluncurkan sistem online bernama Simponie (Sistem Informasi Manajemen Perizinan Online). Dengan sistem ini pemohon tidak perlu lagi untuk datang ke dinas, cukup dengan cara upload persyaratan lewat aplikasi Simponie. Nanti bisa langsung diproses,” ujar Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa, Senin (9/10/2017).

Dari keterangan yang diberikan oleh Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa mengatakan, bahwa mulai tahun depan pelayanan perizinan lainnya mudah dapat diakses secara online. “Kita akan lakukan secara bertahap. Kita bukannya tidak mampu dalam menyiapkan aplikasinya, tapi kita juga harus bisa mempersiapkan sumber daya manusianya dulu kan,” ujarnya.

Menurutnya, sistem online ini bisa memberikan beberapa dampak yang positif, misalnya berkurangnya antrean pemohon di kantor dinas, prosesnya juga kan bisa lebih cepat, dan juga bisa menghemat biaya.

“Kalau semua persyaratannya sudah lengkap, dipastikan dalam waktu tiga jam saja sudah bisa selesai. Tidak perlu lama-lama. Ini juga bagian dari bentuk program pemerintah pusat guna mempermudah investasi,” ujarnya.

Ditambahkannya, untuk menarik investasi maka pemda harus bisa melakukan berbagai upaya di antaranya, dengan mempermudah dalam mengurus perizinan dan juga murah, jaminan keamanan, serta perbaikan infrastruktur penunjang.

Dikatakan, hingga September 2017 lalu, nilai investasi yang masuk di Kabupaten Serang sebesar Rp 17,5 triliun yang telah menyerap tenaga kerja sekitar 4 ribu pegawai.

“Sedangkan, untuk nilai investasi ini lebih dari 7 kali lipat APBD Kabupaten Serang. Pembangunan daerah tidak mungkin hanya bisa mengandalkan dana APBD saja, semua harus bisa ditopang oleh pihak swasta juga kan,” ungkapnya. (Dedi/Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × one =