KPU Kota Serang Siap Untuk Merekrut PPK dan PPS

SERANG, KLI BANTEN | Komisioner KPU Kota Serang, Fierly Murdlyat Mabrurri mengatakan, bahwa KPU Kota Serang sedang membutuhkan 228 orang untuk bisa menjadi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

PPK dan PPS merupakan badan ad hoc untuk di tingkat kelurahan dan kecamatan. Rinciannya adalah dalam 1 kecamatan akan ada 5 anggota PPK dan dalam 1 kelurahan ada 3 anggota PPS.

Maka dari itu, bagi warga Kota Serang yang ingin ikut serta berpartisipasi dalam upaya untuk menyukseskan Pilkada Kota Serang diharapkan segera mendaftarkan diri untuk menjadi calon anggota PPK dan PPS.

“Pendaftaran akan dibuka pada tanggal 12 sampai 20 Oktober bagi warga Kota Serang yang berniat untuk bisa menjadi anggota PPK dan PPS. Dan pelantikannya akan dilakukan pada tanggal 2 November 2017 mendatang,” kata Fierly, Sabtu (7/10/2017).

Fierly juga ikut menyatakan, bahwa dalam perekrutan PPK sengaja akan berbarengan dengan Panwaslu yang kita ketahui juga melakukan rekrutmen anggota Panwascam. Untuk itu, KPU dan Panwaslu ke depannya akan saling berbagi informasi guna meneliti orang-orang yang ikut seleksi badan ad hoc tersebut.

Dengan semakin mepetnya waktu penyenggaraan pilkada, dirinya sangat berharap PPK dan PPS mampu untuk bisa memperlihatkan hasil kinerja mereka secara maksimal. Apalagi mereka akan mengerjakan 2 tahapan pemilu sekaligus, yaitu Pilkada Kota Serang dan Pileg serta pilpres di waktu yang bersamaan.

“Kita berharap seluruh anggota PPK dan PPS yang nantinya dihasilkan adalah orang-orang terbaik yang juga harus memiliki integritas,” ujarnya.

Fierly mengungkapkan, bahwa sesuai dari Surat Edaran KPU RI Nomor 183 Tahun 2016 tentang Periodesasi Badan Ad Hoc terdapat beberapa orang yang dilarang ikut dalam seleksi PPK PPS. Mereka adalah anggota partai, caleg, tim sukses, dan yang sudah pernah ikut menjalani 2 periode pemilu di badan ad hoc tersebut.

Sebagaimana diketahui, pemilu periode pertama telah dilakukan antara tahun 2005 sampai dengan 2009 yang telah memiliki 3 pemilu, yaitu 2006 pilgub, 2008 pilkada kabupaten/ kota, dan 2009 pemilu. Pada Pemilu periode kedua dilakukan dalam rentang tahun 2010 sampai dengan 2014, yaitu 2011 pilgub, 2013 pilkada kabupaten/ kota, dan 2014 pemilu.

Sementara, untuk pemilu periode ketiga adalah, pemilu pada tahun 2015 sampai dengan 2019, yaitu pilgub di tahun 2017, pilkada pada 2018, dan pemilu pada 2019.

“Kalau nantinya ada yang sudah pernah menjadi PPK atau PPS di dua periode pemilu, maka tidak boleh lagi untuk mendaftar. Tapi walaupun sudah pernah jadi PPK atau PPS tiga kali tetapi disatu periode pemilu masih bisa ikut mendaftar kok,” ucapnya.

Berdasarkan dari hasil keterangan yang telah diberikan oleh Ketua KPU Kota Serang, Heri Wahidin mengatakan, bahwa untuk bisa segera mendeteksi adanya pendaftar yang berasal dari parpol atau tim sukses, pihaknya akan melakukan penelusuran dan memberikan ruang guna tanggapan masyarakat yang mengetahui identitas dari para calon PPK dan PPS tersebut. “Silakan bagi masyarakat untuk bisa merespons secara tertulis dan kasih datanya ke kita, nanti kita akan langsung tindaklanjuti,” ujarnya. (Dedi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 4 =