Bupati Pandeglang, Irna Narulita Akan Minta Presiden Jokowi Dukung Program PSN

PANDEGLANG, KLIK BANTEN | Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan akan ikut menyampaikan beberapa permintaan kepada Presiden Joko Widodo saat akan berkunjung ke Kabupaten Pandeglang besok.

Dirinya juga sangat mengapresiasi program yang ada dari Pemerintah Pusat dan dirinya juga berjanjiakan bisa tetap terus mengawal program-program tersebut, terutama untuk program bidang kedaulatan pangan. Namun disamping program yang sudah ada, Bupati juga akan turut menyampaikan beberapa hal terkait mengenai kondisi Kabupaten Pandeglang dan Program Strategis Nasional (PSN) yang saat ini nemang sedang digarap oleh Pemkab.

“kami ingin segera bisa melepas dari predikat kabupaten tertinggal. Proyek stategis nasional inikan tentunya harus bisa menjadi pintu masuk untuk kita, kami juga sangat berharap akan disampaikan jangan sampai proyek strategis nasional tidak akan bisa launching di tahun ini,” kata Irna, Selasa (3/10/2017).

Ia juga akan meminta kepada Presiden agar program pembangunan Bandara Banten Selatan kembali bisa dimasukan kedalam PSN, karena beberapa waktu lalu Bandara Bansel memang sempat dihapus didalam PSN, karena terbentur dengan terkendalanya lahan. Pihaknya kini juga telah mengusulkan lahan milik Perhutani untuk pembangunan Bandara Bansel, karena dirasakan biayanya juga bisa lebih efisien, efektif dan juga tidak berlarut-larut.

“Bandara juga sedang kami usulkan kembali untuk bisa penetapan lokasi yang baru, besok juga akan ada menteri perhubungan, tadi pak menteri sudah bertanya kepada saya bagaimana untuk progres kesiapan lahan bandar banten selatan, saya juga ikut sampaikan, saya hanya tuan rumah saja yang bisa memfasilitasinya kepada Pemprov, karena memang pihak Pemprov sebagai pengelolanya, sehingga kami hanya bisa mengusulkannya saja,” paparnya.

Irna juga mempertanyakan kesiapan dana milik Pemerintah Provinsi Banten akan rencana pembangunan Bandara Bansel, dirinya tidak ingin pembangunan bandara sampai terkatung-katung, terangnya.

“Totalnya hampir sebesar Rp 1 triliun, anggaran APBD Provinsi bisa siap tidak, kalau sampai terkatung-karung itukan sangat sayang, karena pemerintah pusat ingin ada bandara di Pandeglang, karena itu nemang pintu masuk untuk industri pariwisata harus ada bandara dong,” tutupnya. (Dedi/Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two + nineteen =