Menjelang Pilkada, KPK Nyatakan Akan Banyak Uang Haram Beredar

JAKARTA, KLIK BANTEN | Direktur Gratifikasi KPK, Giri Suprapdiono menyatakan bahwa transaksi uang haram diprediksi akan meningkat menjelang semakin dekatnya pilkada. Giri pun menyebut unnsur yang paling kerap terjerat  adalah lembaga eksekutif dan legislatif di sejumlah daerah.

“Dengan tutup mata saja dapat kita, apalagi nanti menjelang pilkada serentak, pemilihan legislatif, dan lain-lain. Logistik 2019, pemilu lagi 2018, fase-fase logistik. Bisa jadi KPK nanti akan panen tangkapan,” kata Giri, Jumat (15/9/2017) lalu.

Giri juga ikut menyampaikan hal itu dalam acara diskusi ‘Integritas Partai Politik’ yang di gelar di kantor DPP Perindo. Giri ikut menyebutkan secara khusus bahwa nilai korupsi anggarannya terbilang cukup signifikan.

“Yang disebut korupsi penganggaran dan itu nilainya besar sekali,” ucap Giri.

“Korupsi penganggaran itu lumayan besar, tetapi presentasinya sebelum anggaran nanti diketuk sudah akan ada proses korupsi,” sambungnya.

Selain itu, Giri juga ikut menyampaikan sejumlah data yang dimiliki oleh KPK. Menurutnya, 32 persen orang yang terjerat OTT rata-rata berasal dari kepala daerah dan legislatif, sedangkan 25 persen lainnya dari pihak swasta.

“Tapi harus kita mampu untuk bisa memperbaiki. Kalau tidak, dijamin 32 persen akan bisa terus bertambah dan OTT itu nantinya akan banyak lagi,” ucap Giri. (Dedi/Red). 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + thirteen =