KPU Kota Serang Akan Siapkan Petugas KPPS di Sejumlah Rumah Sakit dan Puskesmas

SERANG, KLIK BANTEN | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang saat ini sedang mengupayakan agar petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bisa dapat untuk melayani pemilih di rumah sakit (RS) dan Puskesmas agar mereka juga dapat memberikan hak pilihnya.

Rencananya, pihak KPU akan segera menugaskan tiga hingga lima orang petugas untuk satu RS dan Puskemas. Hal ini dilakukan agar para pasien, keluarga pasien, dan juga tenaga medis, bisa memberikan hak pilihnya pada pilkada mendatang.

Belajar pada pengalaman pilkada sebelumnya, pelayanan TPS keliling di RS dan puskesmas dinilai tidak berjalan maksimal juga tak mampu untuk menjangkau seluruh ruangan pasien, terlebih lagi waktunya yang sangat terbatas hanya satu jam, pukul 12.00 hingga 13.00 WIB.

Demikian hasil rapat koordinasi antara pihak KPU Kota Serang dengan sejumlah RS, Dinkes, dan PPDI, Selasa (29/8/2017).

“H-7 kami telah meminta kepada pihak RS dan puskesmas agar bisa untuk melakukan pendataan secara rinci. Lalu akan kita serahkan kepada KPU. Berikutnya kami juga akan mengecek langsung apakah nama itu ada di DPT atau tidak. Kalau ada nanti kami buatkan A5 nya. A5 itu surat pindah memilih. Sampai hari H, mengingat keluar masuknya pasien tidak bisa untuj kita diprediksi, kami akan layani pembuatan A5 itu,” kata Ketua KPU Kota Serang, Heri Wahidin.

Maria Ismiati, perwakilan dari RSUD Serang juga ikut menjelaskan, pihaknya sangat berharap PPK dan PPS aktif dalam melakukan komunikasi dengan RS. Sekaligus dalam memberikan sosialisasi pilkada kepada para pasien di RS.

“RSUD kami terdiri dari 412 tempat tidur. Kalau saja setengahnya berarti itu sudah 200. Ditambah dengan tenaga medisnya. Jadi agar bisa lebih efektif dan semua mampu terlayani memang tenaga KPPS dari KPU seharusnya diperbanyak,” kata Maria.

Sedangkan, perwakilan Dinkes Kota Serang menginformasikan, dari 16 puskesmas yang ada, enam di antaranya sudah bisa menjalankan fungsi rawat inap. Karena itu enam puskesmas yang dimaksud harus bisa segera difasilitasi. Masing-masing puskesmas mampu melayani 10 pasien setiap harinya. Keenam puskesmas itu adalah Puskesmas Serang Kota, Singandaru, Curug, Walantaka, Kilasah, dan Kasemen.

Perwakilan RS Fatimah Taktakan Wahyudi juga menuturkan, pihaknya sangat berharap pelayanan A5 bisa lebih optimal agar semua pasien bisa terlayani.

Divisi Teknis KPU Kota Serang, Fierly MM menuturkan, payung hukum pelayanan hak pilih pasien tertuang jelas dalam pasal 24 Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih.

“Dalam catatan kami ada 8 RS, 1 Panti Jompo, dan 6 Puskesmas yang harus segera kami layani. Mendekati hari H, kami telah berencana akan mengelar sosialisasi di tempat itu, untuk bisa lebih menguatkan pemahaman tentang tata cara pelayanan hak pilih bagi pasien,” ujarnya. (Dedi/Red). 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 3 =