Satpol PP Banten Tertibkan Atribut Balon Walikota Serang yang Dibarengi Dengan Operasi Pekat Pada Malam Hari

SERANG, KLIK BANTEN | Sejumlah atribut dan spanduk liar yang  terpampang di sepanjang jalan Protokol Kota Serang, tampak ditertibkan petugas Satpol PP Kota Serang. Tidak seperti biasanya, waktu penertiban spanduk yang hampir terlihat didominasi oleh spanduk bakal calon (balon) Walikota itu, kali ini sengaja ditertipkan pada malam hari, tepatnya sudah mulai dilakukan pada Selasa dan Rabu (15/8/2017) malam lalu.

Berdasarkan dari keterangan yang dikatakan oleh Kepala Satpol PP Kota Serang, Maman Lutfi, ia mengatakan, alasannya bahwa waktu penertiban spanduk itu sengaja dilakukan pada malam hari lantaran juga ikut dibarengi dengan operasi gabungan terkait dengan penyakit masyarakat (pekat).

“Ini adalah operasi pekat. Operasi gabungan Satpol PP Kota dengan Satpol PP Provinsi dan kepolisian. Masak pekat dilakukan pada siang hari?,” ujarnya melalui pesan singkat, Rabu (16/8/2017).

Dikatakannya, lewat pemilihan waktu malam hari itu diharapkan pihaknya juga dapat menertibkan jumlah spanduk yang lebih banyak bila dibandingkan pada siang hari. “Memang benar kalau khusus penertiban spanduk dan baliho (lebih baik siang hari). Tapi ini kita berinisiatif untuk mencoba meraup agar bisa lebih banyak hasilnya, jadi memang ini sengaja kami padukan (dengan operasi pekat),” dalihnya.

Atribut dan spanduk yang diketahui banyak terpasang di sepanjang Jalan Protokol Kota Serang tersebut, dianggap telah menggangu ketertiban umum dan juga merusak estetika Kota. Dari Pantauan Klik Banten di lokasi, atribut berupa banner, spanduk-spanduk partai dan puluhan spanduk lainnya yang berada  di bahu jalan dan median jalan tampak tak luput juga ikut ditertibkan dan diangkut oleh petugas Satpol PP Kota Serang dan Provinsi.

Sedangkan, Komandan Pleton Satpol PP Kota Serang, Heri Supriyadinata menyatakan, dalam penertiban kali ini, pihaknya juga ikut menyisir sejumlah wilayah di Kota Serang. “Penertiban ini juga ikut dilakukan di seluruh wilayah Kota Serang. Jadi tidak hanya yang ada di jalan protokol saja. Pada i ntinya penertiban ini dilakukan agar bisa memberikan kesadaran pada pemasang spanduk atau banner yang telah memasang sembarangan. Termasuk spanduk yang sudah habis masa pajaknya,” ucapnya saat ditemui dilokasi Rabu (16/8/2017) .

Ia juga menjelaskan, penertiban yang dilakukan kali sedikitnya telah melibatkan sekitar 30 orang personel itu sebagai tindak lanjut atas penegakkan Perda K3 nomor 10 tahun 2010. (Dedi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × two =