WNA Pelaku Penyelundup Sabu 1 Ton di Anyer Sewa Rumah Rp20 Juta Per Tahun

JAKARTA, KLIK BANTEN | Penyelundupan 1 ton sabu oleh jaringan Taiwan dilakukan rekontruksi. Rekonstruksi dimulai dari kedatangan para tersangka dari Taiwan di terminal kedatangan 2E Bandara Soekarno-Hatta.

Setelah dari Bandara Soekarno-Hatta, rekonstruksi itu dilakukan di salah satu rumah yang berada di perumahan Duta Garden, Cengkareng, Tangerang, Banten. Rumah tersebut diketahui telah dijadikan sebagai gudang penyimpanan sabu yang akan dibawa oleh para tersangka.

“Mereka juga sudah menyewa rumah di sini (Perumahan Duta Garden) diduga kuat untuk dijadikan gudang penyimpanan barang,” tutur Kasubdit 3 Narkoba Polda Metro Jaya,  AKBP Bambang Yudhantara di Perumahan Duta Garden, Tangerang, Banten, pada Kamis (3/8/2017), kemarin. 

Rumah tersebut diketahui telah disewakan oleh salah seorang WNI yang mempunyai peran sebagai penjemput sekaligus juga untuk penyewaan hotel dan rumah tersebut.

“Rumah ini diketahui telah disewa selama satu tahun dengan harga Rp 20 jutaan. Nah, si orang Indonesia ini tidak tahu kalau mereka melakukan bisnis narkoba. Dia cuma tahu mereka itu bisnis tambak ikan,” kata Bambang.

Proses rekonstruksi di dalam rumah kontrakan tersebut dilakukan secara tertutup. Sejumlah awak media juga tidak diperkenankan untuk meliput reka adegan yang dilakukan di dalam kontrakan tersebut.

Rekonstruksi ini diikuti oleh tiga tersangka, Hsu Yung Li, Liao Guan Yu, Chen Wei Cyuan, dan Lin Ming Hui (tersangka tewas) yang  diperankan oleh polisi. Saat ini sedang dilakukan rekonstruksi di Fave Hotel, Kembangan, Jakarta Barat, yang juga diketahui sempat menjadi  tempat tinggal para tersangka selama satu bulan sebelum mereka brangkat ke Anyer. (Dedi/RED). 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × four =