Terkait Rencana PHK Massal, Ini Penjelasan PT Indoferro

CILEGON, KLIK BANTEN | Perusahaan peleburan nikel PT Indoferro sudah memastikan diri untuk menutup seluruh aktifitasnya terhitung sejak Kamis (20/7/2017). Direktur PT Indoferro, David Cornelius mengatakan, keputusan berat itu ditempuh oleh pihak perusahaan, lantaran buruknya kondisi pasar terkait menyusul kebijakan pemerintah yang dianggap kurang menguntungkan.

“Karena kan dalam situasinya adalah harga market jadi terjerembab begini akibat peraturan. Selama pasar kurang merespon baik atas komoditi yang kita hasilkan, tidak ada kepastian, maka kita dengan terpaksa harus menutup hingga batas waktu yang tidak dapat ditentukan,” ungkap Direktur PT Indoferro, David Cornelius melalui sambungan telepon, Sabtu (22/7/2017).

Dikatakannya, keberlangsungan perusahaan peleburan (smelter) di tanah air saat sedang terancam menyusul pemberlakuan kebijakan pemerintah dalam menyangkut relaksasi ekspor konsentrat dan mineral mentah kadar rendah yang tercantum melalui Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2017 yang dilanjutkan dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia Nomor 5 Tahun 2017 dan Nomor 6 Tahun 2017.

“Kebijakan dari pemerintah itu sejak tahun lalu sudah dibahas dari pelaku usaha dan analis pasar internasional. Karena kalau sampai direlaksasi, sudah dipastikan pasar pasti akan merespon negatif dan menyebabkan jatuhnya harga nikel, yang hingga sampai saat ini sudah turun mencapai 25 persen.

Ditambah lagi untuk pemain smelter di Indonesia yang membeli bahan bakunya dari dalam negeri, mereka dengan terpaksa harus membayar bahan baku yang lebih mahal karena pelaku pertambangan nikel mentah itu melihat ada peluang ekspor yang bisa dilakukan,” terangnya.

Di tanya terkait dengan rencana perusahaan yang akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap sekitar 1200 buruh secara massal atas situasi tersebut, lanjut David, manajemen sudah menunjuk konsultan untuk menyelesaikan hak-hak buruh tersebut.

“Kita juga sudah memberitahukan ke seluruh karyawan lewat pengumuman. Jadi dalam waktu dekat akan segera dilaksanakan pembayaran seketika, kalau mereka menerima (di-PHK),” katanya. (Dedi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve − 5 =