Tiga Kali Melapor ke Polres Lebak, Keluarga Bocah Korban Pencabulan Merasa Tidak Ditanggapi

LEBAK, KLIK BANTEN | Keluarga E (4) bocah yang diduga telah menjadi korban pencabulan meminta kepada aparat Kepolisia untuk bisa secepat mungkin menindak lanjuti laporan pencabulan yang menimpa salah satu keluarga mereka. Terduga pelaku yang diketahui berinisial O (16) dan O (15).

Iyoh, salah satu keluarga korban mengatakan, setelah dirinya mengetahui E diduga dicabuli, ia bersama dengan anggota keluarga lainnya langsung melaporkan peristiwa memalukan tersebut ke Polres Lebak pada 16 Juni 2017. Namun sayang hingga saat ini belum juga ada tindak lanjut.

“Laporan sih sudah tiga kali, visum juga sudah tapi tidak ada kelanjutannya,” katanya kepada sejumlah media, Kamis (13/7/2017) kemarin.

Iyoh sangat berharap untuk keadilan bagi anaknya dan juga keluarga mereka kepada pihak kepolisian untuk bisa berlaku adil, mengingat korban merupakan anak di bawah umur dan jelas akan merasakan cacat seumur hidup.

“Saya sangay sakit hati pak, melihat salah satu l keluarga yang masih kecil sudah dicabuli sedangkan laporan juga sampai detik ini tidak ditanggapi sama sekali,” jelasnya.

Sebelumnya telah diberitakan, Kasus pencabulan anak di bawah umur diduga kembali terjadi di Kabupaten Lebak. Kali ini korbannya adalah bocah perempuan berusia 4 tahun Berinisial E warga Desa Pasir Kupa, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten.

Ia diduga menjadi korban pencabulan oleh dua lelaki di bawah umur yakni O (16) dan O (15) di Mushala setempat dengan mengampar sebuah tikar.

Hingga saat ini, Klik Banten masih berupaya untuk bisa mendapatkan konfirmasi langsung dari pihak kepolisian sektor (Polsek) Rangkasbitung. (Dedi/Ayu).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five + seventeen =