Pelayanan Rumah Sakit Serang Sangat Dikeluhkan Warga

SERANG, KIK BANTEN | Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Sosial (LK3) pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang mengaku sangat mengeluhkan pelayanan dari rumah sakit Dr Drajat Prawiranegara Serang dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten. Pasalnya mereka merasa dibuat kesulitan saat membawa pasien Orang Dengan Gangguang Jiwa (ODGJ) untuk berobat.

Ketua LK3 pada Dinsos Kabupaten Serang, Banten Marphindo Desra Chaniago mengatakan, bahwa kejadian tersebut berawal dari adanya laporan salah satu warga Desa Petir yang melapor ke Polsek setempat bahwa ada orang tanpa identitas yang pada saat ditemukan sedang tergeletak lemas atau sakit didepan rumah penduduk pada Sabtu (8/7).

Kemudian oleh warga bersama dengan pihak petugas kepolisian dari polsek, orang tersebut dibawa ke Puskesmas Petir.

“Menurut pihak puskesmas orang tersebut mesti segera dirujuk ke rumah sakit karena kondisinya sudah sangat parah. Diagnosa awal ada skizofeenia dan kelainan ginjal, saya juga coba untuk menekan perut dan bagian belakang pinggulnya dia memang teriak sakitan,” katanya.

Melihat hal tersebut, kata dia, sekitar pukul 12.00 wib pihaknya bersama perawat puskesmas dan polsek langsung mengantar orang tersebut ke RS Dr Drajat Prawiranegara Serang, Banten.

Namun ketika sesampainya di depan ruangan Unit Gawat Darurat (UGD) justru malah ada petugas rumah sakit yang menyarankan bahwa kasus seperti ini sebaiknya langsung dikirim ke RSUD Provinsi Banten saja karena anggaran untuk orang terlantar adanya di Provinsi.

“Mereka hanya membubuhkan stampel di surat rujukan yang kami bawa dari puskesmas yang menyatakan bahwa pasien tersebut memang sudah dibawa ke RS Drajat Prawiranegara,” ucapnya.

Namun, kata dia ketika pasien tersebut dibawa ke RSUD Provinsi Banten, mereka justru mengatakan bahwa untuk pasien ODGJ, Dokternya ada di RSUD Drajat Prawiranegara.”Saya bilang memang orang ini ODGJ, tapi tolong dibantu dulu penyakit dalamnya, mereka sempat juga kominikasi dengan Pak Toto (Sekretaris Dinsos Kabupaten Serang) yang menyarankan agar orang tersebut di kirim ke Rumah Sakit Jiwa,” tuturnya.

Dari keterangan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Serang, Abdul Gofur berharap agar persoalan tersebut bisa untuk segera ditindaklanjuti oleh Direktur rumah sakit.

Jangan sampai, kata dia ada masyarakat yang tidak mampu atau terlantar kesulitan untuk mendapatkan pelayanan medis.

“Dirut rumah sakit juga harus segera mengevaluasi semua pelayanan tenaga medisnya. Jangan sampai ada keluhan terus menerus dari masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu pihak dari rumah sakit belum juga dapat untuk dikonfirmasi . (Ayu).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × four =