MTQ KE XIV Tingkat Provinsi Banten

KLIK BANTEN | Ada beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada penyelenggaraan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XIV Tingkat Provinsi Banten Tahun 2017 yang dilaksanakan di Anyer, Kabupaten Serang, diantaranya pelaksanaan pawai ta,aruf dan pelantikan dewan hakim sebanyak 172 orang dilakukan oleh Penjabat Gubernur Banten bertempat di Ballrom Marbella Hotel Anyer, Kabupaten Serang.

Pj Gubernur Banten Bapak Nata Irawan dalam sambutanya menghimbau kepada seluruh Dewan Hakim agar memberikan penilaian seobjektif mungkin, adil, terbuka dan jujur mengedepankan amanah dan kebenaran. Dewan Hakim  yang dilantik saat ini diyakini oleh Pj Gubernur akan menilai dan memimpin acara perlombaan yang merupakan orang pilihan dalam menjalankan fungsi dan tugasnya masing-masing sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya yang diamanatkan oleh LPTQ Provinsi Banten dengan menjaga semua kerahasiaan penilaian Dewan Hakim yang memimpin perlombaan.

“Integritas dan objektifitas dewan hakim harus benar-benar dapat dijaga, sehingga MTQ ini juga diharapkan memuaskan semua pihak,” katanya.

Penyelenggaraan MTQ kali ini diaharapkan dapat melahirkan qori – qoriah, hafidz – hafidzah, mufasir – mufasiroh, khotot – khottoh yang benar – benar unggul sehingga dapat mengharumkan nama Provinsi Banten di tingkat nasional dan internasional.

“Gali terus potensi yang ada di masyarakat, berikan penilaian yang benar sehingga bisa menggali potensi baca tulis Al-Qur’an yang dilombakan dalam MTQ. Hal itu untuk mewujudkan generasi yang religius,” paparnya.

Kabupaten Serang terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ XIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2017 yang akan berlangsung dari tanggal 17 s.d 21 April 2017 di kawasan wisata Cinangka-Anyer. Adapun rangkaian acara pembukaan MTQ XIV Tingkat Provinsi Banten Tahun 2017 diawali dengan pawai ta’aruf dan pameran rakyat.

Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Ketua Harian LPTQ Sibli Sarjaya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten, AM Romli, Kepala Kanwil Kemenag Banten KH Bazari Syam dan para Dewan Hakim.

Musabaqoh Tillawatil Qur’an Ke XIV Tingkat Provinsi Banten tahun 2017 yang bertempat di Hotel Marbella Kec.Anyer Kab.Serang  dimulai dengan Pawai Ta’aruf pada  pukul 09.00 wib, pawai ini mengambil start dari Kawasan Pantai Florida dan finish di Pasir Putih Cinangka Kab.Serang. Pawai Ta’aruf di ikuti oleh ribuan peserta perwakilan dari 8 Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten.

Pawai Ta’aruf dilepas oleh Sekertaris Daerah Provinsi Banten Bapak Drs. H.Ranta Soeharta, MM. bersama dengan Bupati Serang Ibu Hj.Ratu Tatu Chasanah dan Bupati Walikota Lainnya se-Provinsi Banten, anggota FKPD, Instansi Vertikal, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Banten dan Kabupaten/Kota.

Pawai ta’aruf ini bagian dari rangkaian MTQ ke XIV Provinsi Banten, yang rencananya akan di buka oleh Menteri Agama RI Bapak Lukman Hakim Syaifudin.

Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Banten sebagai panitia penyelenggara perlehatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XIV tingkat Provinsi Banten menetapkan peserta MTQ Banten ke XIV yang diselenggarakan di Kabupaten Serang diikuti sebanyak 464 kafilah dari delapan kabupaten/kota se-Banten. Dimana setiap kabupaten/kota mengirimkan pesertanya masing-masing sekitar 58 peserta.

Ketua Harian LPTQ Provinsi Banten Syibli Sardjaya mengatakan, penetapan peserta MTQ ini berdasarkan surat keputusan Ketua Umum lembaga pengembangan LPTQ Provinsi Banten nomor : 066/LPTQ-BTN/IV/2017 tentang penetapan peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XIV tingkat Provinsi Banten 2017.

“Ya hari ini kita telah menetapkan jumlah peserta MTQ yang akan tampil pada MTQ ke-XIV tingkat Provinsi ini sebanyak 464 peserta. Keputusan ini berdasarkan hasil rapat dengan LPTQ kabupaten/kota,” katanya..

Menurut Syibli, kegiatan MTQ yang mengangkat tema “Aktualisasi Nilai-nilai Universal Al-Qur’an untuk mewujudkan Masyarakat Banten yang beriman dan Bertaqwa” ini, 464 kafilah akan mengikuti sebanyak 11 cabang dan 20 golongan yang dilombakan. Ke 12 cabang itu diantaranya, cabang tilawah, Qira’at Al-Qur’an, tahfidz, cabang tafsir al-Qur’an, Syarh al-Qur’an, Fahm al-Qur’an, Qira’atul-Kutub, Khath al-Qur’an, cabang Musabaqah Makalah al-Qur’an (MMQ), dan Musabaqah Hifdzil Hadis (MHH). Sedangkan, cabang tilawah yang terbagi dalam lima golongan yakni tilawah dewasa, remaja, kanak-kanak, tilawah canet, dan tilawah murrotal. Cabang Qira’at Al-Qur’an, tahfidz yang tebagi dalam lima golongan golongan tahfidz 1 juz dan tilawah, tahfidz 5 juz dan tilawah, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz. Dimana cabang tafsir ini terbagi dalam tiga golongan yakni tafsir bahasa Arab, Inggris, dan Indonesia.

“Untuk cabang Qira’atul-Kutub terbagi  tiga golongan yakni dewasa, wustho, dan ula. Sedangkan, Khath al-Qur’an terbagi dalam empat golongan yakni naskah, hiasan mushaf, dekorasi, dan kontemporer. Kemudian untuk peserta sebanyak 464 kalifah yang terdiri atas putra dan putri tingkat kanak-kanak, remaja serta dewasa.  Mereka nantinya bersaing meraih juara di sembilan cabang dan 20 golongan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Provinsi Banten Ranta Soeharta menerangkan, digelarnya kegiatan MTQ ini bertujuan untuk mendapatkan kader-kader Qur’ani, meningkatkan Ukhuwah Islamiyah melalui jalinan budaya baca Al-Qur’an serta pemahaman isi dan kandungan Al-Qur’an, membumikan Al-Qur’an Menuju Banten yang Beriman dan Bertaqwa. Selain itu untuk membangun Silaturrahmi antar Qori-qoriah Hafidz-Hafidzah, Mufasir-Mufasiroh dan Khottot-Khottotoh. Serta, menumbuhkah kembangkan tradisi magrib mengaji di Banten.

“Apalagi, di ajang MTQ tingkat nasional pada tahun 2015 lalu, kafilah Banten berhasil menjadi juara umum MTQ tingkat nasional di Mataram, NTB,” ujar Ranta. (Advertorial)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten − 3 =